Kajian Utama

Posted on
  • Tuesday, February 14, 2012
  • by
  • arie wayq
  • in
  • Label:

  • Tips Rumah Tangga Bahagia: Jauhi 8 Sifat
    Istri yang Dibenci Suami
    KUNCI utama rumah tangga bahagia
    adalah adanya saling cinta dan kasih
    sayang antara suami dan istri. Sang suami
    akan menghargai dan memberikan
    segenap cinta dan kasih sayang kepada
    istrinya, jika kaum wanita pun
    memberikan cinta dan penghargaan
    kepada suaminya. Demikian pula
    sebaliknya.
    Agar istri tidak kehilangan rasa cinta dan
    rasa hormat suaminya, maka seorang istri
    harus mengetahui dan menjauhi sifat-sifat
    wanita yang dibenci suami. Di antara sifat-
    sifat tersebut yang paling menonjol,
    sebagaimana ditulis Shabah Sa’id dalam
    bukunya Az-Zaujah Al-Mubdi’ah wa Asrar
    Al-Jamal, antara lain:
    1. Istri yang sibuk dengan dirinya sendiri.
    Istri seperti ini biasanya menjauhi segala
    urusan suami, dan lebih mementingkan
    urusan serta kegemarannya sendiri. Pada
    dasarnya, istri seperti ini merasa nyaman
    setiap kali dia bisa menyendiri, serta bisa
    menjaga segala apa yang dia dengar, dia
    lihat, dan dia sentuh untuk diri sendiri.
    Boleh jadi hal ini merupakan akibat adanya
    penyakit psikis yang membutuhkan
    penanganan lebih lanjut.
    …Istri seperti ini adalah istri yang
    mengabaikan eksistensi suaminya.
    Karena dia selalu tidak meminta
    saran suaminya, atau tidak
    melibatkannya dalam urusan
    keluarga…
    2. Istri yang suka mendominasi.
    Istri seperti ini adalah istri yang
    mengabaikan eksistensi suaminya. Karena
    dia selalu tidak meminta saran suaminya,
    atau tidak melibatkannya dalam urusan
    keluarga. Dia senantiasa menjalankan
    sendiri segala urusan keluarga dan urusan
    rumah dengan tanpa memandang
    pendapat suami.
    Di sini, seorang suami akan merasa bahwa
    jati dirinya telah hilang, sebab yang bisa
    dia lakukan untuk kebaikan rumah atau
    anak-anaknya hanya menyerah saja, atau
    mengabaikan keberadaan dirinya. Pria
    semacam ini, jika tidak memisahkan
    dirinya dari istri seperti itu, bisa jadi dia
    akan berusaha mencari, atau
    mendapatkan apa yang dia inginkan
    selama ini dari wanita lain.
    3. Istri yang gemar berdusta.
    Salah satu hal yang mesti dimiliki dalam
    hubungan pernikahan adalah unsur
    kejujuran dalam segala hal. Ini mengingat,
    kejujuran merupakan salah satu pilar
    ketenteraman dan kebahagiaan. Di luar
    sana terdapat banyak wanita yang gemar
    berdusta. Mereka menjadikan dusta
    sebagai hobi atau sebagai dalih karena
    takut sesuatu. Namun apa pun alasannya,
    dusta dan tipu daya adalah dua hal yang
    paling dibenci kaum pria. Meskipun
    terkadang seorang pria menerima
    tindakan dusta dari istrinya karena satu
    atau lain hal, namun penerimaan seorang
    suami terhadap sifat buruk itu biasanya
    disertai dengan pandangan meremehkan.
    4. Istri yang kejam/galak.
    Istri semacam ini adalah istri yang begitu
    mudahnya memberikan hukuman kepada
    suaminya, ketika suaminya melakukan
    suatu hal tertentu. Istri seperti ini terus-
    menerus meresahkan suaminya, sebab
    karakter permusuhannya tersebut. Selain
    itu, istri seperti ini akan terbiasa
    mengeluarkan kata-kata pedas, keras, dan
    kasar kepada tetangga, teman-teman, dan
    anggota keluarganya. Istri yang kejam,
    tentunya menimbulkan banyak masalah
    bagi suaminya, bahkan bagi anak-anaknya
    pula. Sehingga tertanam dalam jiwa anak-
    anaknya sikap tidak senang dan akan
    menjauh dari ibunya.
    …Istri galak, begitu mudahnya
    memberikan hukuman kepada
    suaminya, ketika suaminya
    melakukan suatu hal tertentu. Istri
    seperti ini selalu meresahkan
    suaminya…
    5. Istri yang menyulitkan.
    Wanita semacam ini terbiasa hidup dalam
    suasana kehidupan yang penuh dengan
    perilaku buruk, gejolak rumah tangga,
    senantiasa menciptakan benih-benih
    perselisihan. Sebab setiap kata yang
    terlontar dari mulut suaminya yang berisi
    perintah terhadap hal penting yang mesti
    dilakukan istrinya, ternyata istrinya malah
    menepis semua perkataan suaminya dan
    menolak bertanggungjawab atas hal itu.
    Sehingga seringkali dia menciptakan
    kesulitan dan menyulut pertikaian antara
    dirinya dengan suaminya. Dalam kondisi
    demikian, sang suami lebih
    mengutamakan untuk menjauh dari
    rumah, atau barangkali dia akan tetap di
    rumah dan ikut-ikutan dengan sifat buruk
    istrinya.
    6. Istri yang pasif.
    Istri semacam ini akan membiarkan dan
    menyerahkan segala urusan kepada
    suaminya, sehingga suaminya
    menjalankan seluruh urusan keluarga dan
    rumah tangga. Peran istri hanya terbatas
    menjalankan instruksi-instruksi suaminya.
    Dia senantiasa menyerah dalam segala hal,
    seakan-akan dia menuntut suaminya agar
    lebih berkuasa dengan tanpa berusaha
    menunjukkan perannya atau
    keberadaannya sedikit pun terhadap
    suaminya, padalah dia adalah pasangan
    hidup bagi suaminya.
    7. Istri yang keras kepala.
    Istri semacam ini adalah istri yang keras
    kepala dalam segala hal, dan dia terus
    berlindung di balik sifatnya yang keras
    kepala itu. Sebab dia mendapatkan
    kenyamanan pada dirinya ketika dia
    bersikeras mengikuti pendapatnya,
    sekalipun itu salah. Di samping itu, melalui
    cara itulah dia mendapatkan kepuasan
    diri. Misalnya, andai suaminya
    menginginkan satu jenis makanan, dia
    terus-menerus menyiapkan jenis makanan
    lainnya, sekalipun sebenarnya jenis
    makanan itu juga tidak disukainya. Wanita
    semacam ini adalah wanita yang paling
    dibenci kaum laki-laki.
    …Istri yang keras kepala dalam
    segala hal adalah wanita yang
    paling dibenci kaum laki-laki…
    8. Istri yang menggemari rutinitas.
    Istri semacam ini adalah sosok yang
    menganggap bahwa pernikahan adalah
    akhir dari segala kehidupannya. Sebab
    segala ambisi dan keinginannya telah
    dipendam dalam-dalam pasca menikah.
    Menurutnya, setelah menikah tidak ada
    lagi keinginan dan ambisi. Dengan begitu,
    dia beranggapan bahwa hari ini sama
    dengan hari kemarin, dengan artian,
    bahwa segala sesuatu dalam kehidupan
    pernikahan hanya sarat dengan rutinitas
    yang teratur dan monoton.
    Hal-hal di atas adalah bagian dari sifat-
    sifat istri yang paling dibenci kaum suami.
    Oleh karena itu, hendaknya para istri
    kembali meniti kembali gaya hidupnya
    dengan menjauhi sifat-sifat di atas, demi
    meraih kebahagiaan dan ketenteraman
    kehidupan rumah tangga.

    0 komentar:

    Post a Comment

    Blog counter
    free counters
     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Template Copy by Ariewayq Blogger |ariewayq |News Politic |FREE BACKLINK